Tampilkan postingan dengan label harga obat gastrul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harga obat gastrul. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Agustus 2021

Seputar Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil

Seputar Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil


Vaksinasi COVID-19 sudah mulai dilakukan di Indonesia. Namun, pemberian vaksin COVID-19 untuk ibu hamil dan ibu menyusui belum menjadi prioritas. Mengapa demikian dan apakah sebenarnya efek vaksin COVID-19 terhadap wanita yang sedang hamil atau menyusui?

Dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, ibu hamil dan ibu menyusui termasuk dalam daftar kelompok orang yang tidak diberikan vaksin COVID-19.

Hal ini lebih dikarenakan uji klinis atau riset mengenai efektivitas dan keamanan vaksin COVID-19 pada ibu hamil dan ibu menyusui masih sangat terbatas, bukan karena vaksin ini berbahaya bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui.

Meski demikian, sejak bulan Juni 2021, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) telah menganjurkan vaksin COVID-19 untuk diberikan pada ibu hamil berisiko tinggi dan ibu menyusui. Namun, Kementerian Kesehatan kini baru menetapkan bahwa kelompok yang boleh diberikan vaksin COVID-19 adalah ibu menyusui.

Keamanan Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Ibu hamil yang menderita COVID-19 lebih berisiko untuk melahirkan secara prematur. Penelitian sejauh ini juga menyebutkan bahwa ibu hamil yang terinfeksi virus Corona lebih berisiko mengalami gejala COVID-19 yang parah dan perlu menjalani perawatan secara intensif di ICU.

Meski demikian, wanita hamil dan ibu menyusui belum diprioritaskan untuk mendapat vaksin COVID-19. Seperti dijelaskan sebelumnya, hal ini bukan karena vaksin COVID-19 berbahaya untuk kondisi tersebut, melainkan karena belum ada data yang cukup mengenai manfaat dan efek sampingnya pada wanita hamil dan ibu menyusui.

Namun, berbagai institusi kesehatan, seperti FDA dan WHO, telah meminta para produsen vaksin untuk melakukan penelitian atau uji klinis untuk menilai efektivitas dan keamanan vaksin COVID-19 pada ibu hamil dan ibu menyusui.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan rekomendasi POGI, kini pemerintah telah memperbolehkan vaksin COVID-19 untuk diberikan pada ibu menyusui. Sementara itu, kepastian mengenai apakah ibu hamil boleh diberikan vaksin COVID-19 masih menunggu keputusan dari BPOM.

Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui di Indonesia

Saat ini, jenis vaksin COVID-19 yang baru tersedia di Indonesia adalah vaksin Sinovac dan Coronavac produksi Cina, serta vaksin AstraZeneca dari Inggris. Vaksin ini terbuat dari virus yang dimatikan (inactivated virus), sehingga tidak dapat menimbulkan penyakit COVID-19.

Vaksin berisi virus yang sudah dimatikan sebenarnya sudah digunakan selama lebih dari 50 tahun pada wanita hamil dan ibu menyusui, tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya. Oleh karena itu, secara umum, vaksin jenis inactivated virus sebenarnya bisa dikatakan aman bagi ibu hamil dan ibu menyusui.

Meski demikian, belum ada data yang memadai terkait efektivitas dan keamanan vaksin jenis inactivated virus yang spesifik untuk COVID-19 pada ibu hamil dan ibu menyusui. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk tidak memberikannya kepada kedua kelompok tersebut.

Sementara itu, untuk vaksin COVID-19 jenis mRNA, sudah ada beberapa penelitian yang mengatakan bahwa vaksin jenis ini kemungkinan besar aman diberikan kepada ibu hamil dan ibu menyusui.

Vaksin mRNA tidak mengandung virus, melainkan komponen genetik yang sudah dirancang khusus menyerupai materi genetik suatu virus, yang dalam hal ini adalah virus SARS-CoV-2. Setelah berhasil menghasilkan reaksi kekebalan tubuh atau antibodi terhadap virus Corona, komponen genetik mRNA tersebut akan musnah.

Vaksin mRNA juga diketahui lebih aman bagi janin karena tidak menembus plasenta. Namun, antibodi yang terbentuk pada tubuh ibu bisa menembus plasenta, sehingga janin juga mendapatkan kekebalan terhadap virus Corona sampai ia dilahirkan.

Vaksin mRNA diketahui memiliki efikasi sebesar 95%. Meski demikian, data terkait keamanan dan efek samping vaksin jenis mRNA serta dampaknya dalam jangka panjang terhadap ibu hamil dan ibu menyusui beserta bayinya masih belum diketahui secara pasti.

Vaksin mRNA belum tersedia di Indonesia. Namun, pemerintah telah merencanakan untuk membeli vaksin tersebut dari perusahaan Pfizer dan Moderna.

Berdasarkan surat keputusan Kementerian Kesehatan yang Diterbitkan pada Agustus 2021, vaksin COVID-19 yang boleh digunakan untuk ibu hamil di Indonesia adalah vaksin Sinovac, Pfizer, dan Moderna.

Jika Anda berencana untuk hamil dan memiliki pertanyaan seputar vaksin COVID-19, Anda bisa berkonsultasi ke dokter kandungan sebelum menjalani vaksinasi. Dokter akan memeriksa kondisi Anda dan menentukan apakah Anda bisa mendapatkan vaksin atau tidak.




Rabu, 04 Agustus 2021

Proses Terjadinya Kehamilan Setelah Berhubungan

 Proses Terjadinya Kehamilan Setelah Berhubungan

Anda mungkin pernah bertanya-tanya bagaimana proses terjadinya kehamilan setelah berhubungan intim, terutama bila dilakukan pada masa ovulasi. Pada masa ini, kemungkinan terjadi proses pembuahan akan lebih besar, sehingga peluang hamil menjadi lebih tinggi.

Masa ovulasi umumnya berlangsung sekitar 2 minggu sebelum hari pertama menstruasi berikutnya dimulai. Saat ovulasi, indung telur atau ovarium di dalam tubuh wanita akan mengeluarkan sel telur yang telah matang. Sel telur ini kemudian akan memasuki tuba falopi dan menunggu datangnya sperma untuk dibuahi.

Sel telur yang telah matang memiliki masa hidup 24 jam saja. Jika dalam waktu tersebut sel telur tidak dibuahi, sel telur akan meluruh. Proses inilah yang dikenal dengan menstruasi.

Memahami Proses Terjadinya Kehamilan

Pembuahan bisa terjadi dalam waktu beberapa jam atau beberapa hari setelah wanita selesai berhubungan intim. Seorang wanita dapat dikatakan hamil saat pembuahan berhasil terjadi.

Secara garis besar, berikut ini adalah proses terjadinya kehamilan di dalam tubuh wanita:

Saat pembuahan

Setelah berhubungan intim, sekitar 300 juta sel sperma akan memasuki vagina. Akan tetapi, hanya ratusan sel sperma yang akan mencapai tuba falopi, yaitu lokasi di mana sel telur berada.

Dari ratusan sperma tersebut, hanya ada satu sperma yang berhasil bertemu dengan sel telur. Setelah sel telur dan sperma bertemu, proses pembuahan akan terjadi.

Pada kasus tertentu, indung telur dapat menghasilkan dua sel telur yang matang. Bila kedua sel telur berhasil dibuahi oleh 2 sel sperma, akan terjadilah kehamilan kembar nonidentik atau disebut juga kembar fraternal.

Setelah pembuahan

Dalam waktu 24 jam setelah pembuahan terjadi, sel telur akan berubah menjadi zigot. Zigot ini kemudian akan berkembang menjadi embrio atau bakal janin dan menempel di dinding rahim dalam waktu 5–10 hari setelah pembuahan.

Pada tahap ini, wanita yang sudah memasuki masa awal kehamilan mungkin akan mengalami flek kecokelatan atau mengalami perdarahan ringan selama kira-kira 1–2 hari. Perdarahan ini disebut perdarahan implantasi. Namun, tidak semua wanita mengalaminya.

Setelah terjadi implantasi, kantung ketuban dan plasenta yang menjadi sumber nutrisi janin akan terbentuk. Plasenta juga akan mulai melepaskan hormon kehamilan hCG yang bisa dideteksi melalui tes urine.

Tanda dan gejala kehamilan lain juga mungkin dirasakan oleh wanita di masa awal kehamilan, seperti mual dan perubahan pada payudara.

Kapan Tes Kehamilan Menunjukkan Hasil Positif?

Bagaimana jika belum ada sel telur yang dapat dibuahi saat sperma masuk setelah berhubungan intim? Jangan khawatir, sperma masih bisa bertahan hidup di dalam tubuh wanita hingga 5 hari lamanya.

Namun, perlu diingat, perjuangan sperma untuk mencapai sel telur masih panjang dan dalam perjalanannya jumlah sperma akan semakin berkurang.

Untuk memastikan telah terjadi kehamilan, Anda dapat melakukan tes kehamilan dengan test pack setidaknya 3–4 minggu setelah hari pertama menstruasi terakhir Anda atau 2–3 minggu setelah Anda berhubungan intim di masa subur.

Bagi Anda yang merencanakan kehamilan, disarankan melakukan hubungan intim di masa ovulasi untuk memperbesar peluang terjadinya kehamilan. Anda juga bisa mencoba beberapa posisi bercinta yang dipercaya memudahkan sperma masuk ke dalam rahim dan membuahi sel telur.

Namun, jika Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau sulit menentukan masa subur Anda, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan saran terbaik.


Jumat, 10 November 2017

JUAL OBAT ABORSI MEDAN

JUAL OBAT ABORSI MEDAN



Obat gastrul adalah salah satu obat penggugur janin terpercaya dengan kandungan zat Misoprostol sebesar 200mg. Fungsi obat gastrul yang sebenarnya bukanlah untuk aborsi tetapi bisa juga digunakan sebagai obat aborsi. Obat ini umum sekali digunakan sebagai obat aborsi oleh sebagian besar orang meskipun dengan efek samping yang sangat menyiksa bagi orang-orang yang melakukan aborsi. Keberhasilan obat ini sebagai obat aborsi mmiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.

Perlu diketahui bahwa obat-obat keras semacam gastrul, Misoprostol, Cytotec ini tidak ada yang palsu maupun generik, semua jenis obat-obat tersebut asli. Tingkat keberhasilan tidak dipengaruhi oleh harga, namun dipengaruhi oleh besaran dosis pada usia kandungan yang berbeda-beda. Tingkat keberhasilan penggunaan Gastrul untuk menggugurkan kandungan bisa dikatakan sangat sempurna. Namun dalam penggunaan gastrul ini alangkah baiknya kita mempersiapkan juga obat-obat pendamping untuk meringankan rasa sakit akibat reaksi gastrul. Dan perlu kita siapkan juga obat pasca, yang berfungsi untuk membersihkan sisa-sisa yang masih mungkin belum keluar dari dalam kandungan, hal ini untuk mencegah kuret.

Obat Aborsi Gastrul Terbukti Berkhasiat Menggugurkan Kandungan Dengan Aman

Di balik aborsi, pasti ada alasan-alasan yang sangat tidak dewasa. Ada Beberapa alasan utama perempuan melakukan aborsi.

1. Dampak buruk pada hidup si ibu
Aborsi akan selalu berdampak buruk pada si ibu, begitu pula hamil yang tidak terencana. Apabila hamil karena kecelakaan berlanjut sampai bayi lahir dan terjadi pada perempuan yang masih mengenyam pendidikan, bisa dipastikan bahwa ia tidak akan melanjutkan sekolahnya. Apabila terjadi pada wanita karir, ini akan mengganggu pekerjaan mereka dan mempengaruhi pendapatan.

2. Masalah financial
Biaya perawatan bayi mulai dari hamil, kelahiran sampai setelah lahir tidak memakan biaya yang sedikit. Sedangkan kehamilan karena kecelakaan banyak terjadi pada perempuan yang masih sekolah. Lalu bagaimana ia akan memenuhi kebutuhan bayinya? Menjaganya agar tetap sehat? Ini akan sulit dibayangkan sehingga aborsi pun akhirnya dilakukan.

3. Ketidaksiapan menjadi ibu tunggal
Dua alasan di atas berpengaruh besar mengapa perempuan tidak siap menjadi ibu tunggal. Ini ditambah dengan kenyataan bahwa perempuan yang hamil karena kecelakaan tidak akan hidup dengan pasangan mereka.

Dilihat dari sisi manapun, aborsi tetaplah tindakan yang amoral. Seandainya aspek moral disingkirkan, aborsi adalah pilihan terbaik bagi perempuan dengan kehamilan yang tak terencana.

Persiapan Sebelum Aborsi Menggunakan Obat Gastrul

Sebelum melakukan aborsi pastikan Anda benar-benar mempetimbangkannya secara matang, kemudian baca dengan seksama penjelasan berikut ini:

1. Pastikan diri anda postif hamil
Lakukan pemeriksaan dengan USG atau dengan alat tes uji kehamilan yang banyak terdapat di pasaran. dan pastikan anda melakukannya dengan benar.

2. Pastikan diri anda 100% menginginkan aborsi
Pertimbangkan hal ini baik-baik, pastikan bahwa aborsi yang anda lakukan adalah yang terbaik bagi anda dan masa depan anda. karena setelah mengkonsumsi misoprostol 90% anda dipastikan akan kehilangan kehamilan anda.

3. Pastikan kondisi kesehatan anda
Anda dapat melakukan aborsi dengan menggunakan misoprostol tanpa pengawasan medis, hanya pada situasi anda tidak memiliki penyakit serius. selain itu saat anda akan melakukan aborsi sebaiknya anda dalam keadaan sehat.

4. Pastikan ada orang lain saat anda melakukan aborsi
sangat tidak dianjurkan bagi seorang wanita melakukan tindakan aborsi seorang diri, jadi usahakan minimal 1 orang ada disamping anda untuk mengawasi anda dan berjaga-jaga apabila terjadi hal yang diluar perkiraan.

5. Pastika anda sedang tidak menggunakan alat kontrasepsi Spiral (IUD)
Sebuah alat kontrasepsi yang kecil dan diletakan sekitar 3cm dibawah rahim oleh dokter, apabila anda mengalami kehamilan pada saat menggunakan kontrasepsi jenis ini, anda sebaiknya melakukan USG, karena ada kemungkinan kehamilan anda berada di luar rahim. apabila ternyata hasil USG menyatakan kehamilan anda normal (didalam rahim) maka anda harus melepas terlebih dahulu alat kontrasepsi ini.

6. Pastikan anda tidak mengalami kehamilan diluar rahim
Sebuah kehamilan yang terjadi diluar rahim, kehamilan jenis ini sangat membahayakan nyawa si ibu, apabila mengalami kehamilan jenis ini anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter yang menangani anda, karena anda dapat melakukan aborsi medis yang legal apabila dalam kondisi ini. misoprostol tidak dapat menangani kasus seperti ini.

7. Pastikan anda tidak memiliki penyakit menular seksual
Penyakit menular seksual, dapat membahayakan pasca tindakan aborsi, karena kemungkinan terjadi infeksi sangat tinggi. jadi sebaiknya sebelum melakukan tindakan aborsi anda mengobati terlebih dahulu penyakit jenis ini.

8. Pastikan akses ke rumah sakit mudah
Selalu ada resiko dalam setiap tindakan aborsi, sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak di inginkan anda dapat segera dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. anda dapat mengatakan bahwa ini merupakan keguguran spontan. sehingga anda mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat.

Cara Menggunakan Obat Gastrul Untuk Menggugurkan Janin

Sebelum Anda menggunakan obat penggugur janin ini alangkah baiknya Anda mengetahui apakah Anda benar-benar positif hamil, jika sudah positif maka lanjutkan membaca artikel ini. Cara menggugurkan kandungan menggunakan obat gastrul adalah dengan menempelkannya pada lidah di bagian belakang selama lebih kurang 30 menit, kemudian baru ditelan. Efek samping gastrul yang pertama ialah timbulnya rasa kram di perut dan sekitarnya, seperti perut yang mengalami kejang. Kemudian mulailah muncul atau keluarlah darah sedikit demi sedikit. Pendarahan yang terjadi bisanya dimulai setelah selang beberapa jam, lebih kurang empat jam setelah obat gastrul diminum.
Ketika proses gugur kandungan berhasil serta berlanjut, maka pendarahan dan perasaan kram yang terjadi akan semakin hebat rasanya. Pendarahan yang terjadi berupa darah yang keluar dengan kuantitas darah yang banyak dan juga bergumpal ataupun seperti tergelincir.
Memang, efek samping memakai obat gastrul untuk menggugurkan kandungan ini tidaklah berbahaya namun sangatlah menyiksa tapi jangan khawatir karena itu semua hanyalah bersifat sementara saja,dan paling lambat 24jam semuanya akan hilang.